PTSL BERKURANG DI TASIK

Tati pjbt umkm dan perdagangan

 

Tasikmalaya – Informasikawasan.com Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2017, nampaknya ditargetkan jumlahnya berkurang untuk kota Tasikmalaya di tahun 2021.

Kepala Seksi Dinas UMKM dan Perdagangan kota Tasikmalaya Tati, mengatakan PTSL sejenis Prona yang diprogramkan ber – dasarkan Peraturan Menteri ATR / BPN Nomor 12 tahun 2017.

Ketika itu kota Tasikmalaya diberi program untuk 650 PTSL di tahun 2018, dan Program bertambah menjadi 1000 PTSL di tahun 2019 dan program menurun menjadi 400 di tahun 2019, sehubungan terbitnya Inpres Nomor : 2 tahun 2018.

Sejak tahun 2020, program PTSL dipending sehubungan pandemi Covid yang mulai merebak April 2020, dan program berikut diperoleh sebanyak 300 PTSL untuk kota Tasikmlaya di tahun 2021, kata Tati kepada wartawan, baru baru ini.

Pendaftaran lahan oleh warga yang memiliki lahan nampaknya terkendala dengan retribusi yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran BPN / Kementerian Agraria sebesar Rp 150.000.-

Dalam proses di tingkat desa dan kelurahan seringkali menjadi dua kali lipat sehingga keinginan warga untuk mendaftarkan lahannya yang ada, minatnya menurun.

” Perangkat di desa yang sudah diberi kepercayaan oleh warganya untuk mengurusi PTSL, jangan dibebankan Ini dan itu. Hal ini pantas dipertanyakan kecuali sudah ada kesepakatan, ” tutur Tati serius.

Program PTSL yang diprogramkan oleh pemerintah bertujuan untuk percepatan pemberian kepastian dan perlindungan hukum hak atas tanah masyarakat secara pasti, sederhana, cepat, lancar, aman, adil, merata dan terbuka serta akuntabel.

KOMPREHENSIF

Dengan demikian terlaksana program PTSL secara komprehensif dapat meningkat kan kesejahteraan dan kemakmu – ran masyarakat atas hak haknya secara legal.

Program PTSL, nampaknya biaya retribusi yang ditetapkan sama seperti semula, sedangkan besaran biaya yang dikenakan sudah disetujui bersama sesuai SKB yaitu Rp 150.000′- Pada program tahun 2021, besaran ditambah hingga maksimal di kisaran Rp 250.000.-

Syarat untuk PTSL, kumpulkan semua dokumen KK, KTP, surat surat tanah, bukti tanah yang telah disepajati oleh BPHTB – PPh surat peruntukan. Pada tahun 2017 dapat dituntaskan sejumlah 5 juta bidang tanah dari jumlah 5,2 juta.

PTSL yang mulai 2017, ditargetkan hingga tahun 2025, dari 126 juta bidang tanah yang diproses, 51 juta diantaranya telah terdaftar di ATR/BPN.

PTSL yang diprogamkan oleh pemerintah ditargetkan 79 juta bidang tanah yang bertebar di tanah air, sesuai dengan RPJMNI.

Kepala Biro Hukum Kementerian ATR/BTN Yulia Yayu Nirmawati, mengimbau masyarakat agar berhati hati dan waspada terhadap pendaftaran tanah melalui formulir elektronik.

” Pastikan pendaftaran melalui domain Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BTN), yang resmi, ” kata Yulia mengingatkan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *