Pertama Kalinya Patuna Mekar Jaya Menyelenggarakan Paket Ibadah Haji Mujamalah bagi Jamaah

 

InformasiKawasan.com – Berdasarkan UU Haji (pembaharuan) nomor 17 Tahun 2019 tentang pelaksanaan ibadah Haji Khusus, untuk pertama kalinya pada tahun 2019 ini Patuna Mekar Jaya menyelenggarakan paket ibadah Haji Mujamalah.

Ibadah haji yang merupakan sebuah undangan dari pihak Kerajaan Arab Saudi ini, sebenarnya sudah termasuk dalam kuota haji yang diberikan pemerintah Saudi kepada Indonesia, dah masuk dalam paket ibadah Haji Khusus.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Dr. H. Muhajirin Yasin, saat memberikan pembekalan kepada para Jamaah Haji Reguler dan Haji Khusus PT Patuna Mekar Jaya di Hotel Aston Bogor.

Terkait pelaksanaan Haji Mujamalah ini, pihak Kemenag RI melalui Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Dr. H. Muhajirin Yasin, memberikan apresiasi kepada Patuna selaku PIHK ( Penyelenggara Ibadah Haji Khusus ) yang telah memenuhi semua persyaratan.

“Adanya revisi (perubahan) UU Haji Nomor 13 Tahun 2008, Komisi VIII DPR-RI bersama dengan Pemerintah membuat aturan yang menyebutkan bahwa untuk penyelenggaraan paket Ibadah Haji Mujamalah ini, pelaksanaannya diserahkan kepada PIHK. Aturan inilah yang dituangkan kedalam UU Haji (pembaharuan) Nomor 17 Tahun 2019,” jelasa Muhajirin.

Dalam pelaksanaan haji Mujamalah ini, salah satu ketentuannya adalah pihak PIHK harus mempersiapkan petugas untuk melayani dokumen visa, konsumsi, transportasi, dan akomodasi, dan juga tenaga kesehatan (dokter) dalam proses pelaksanaannya.

Fasilitas bagi para jamaah Haji Khusus (termasuk Haji ber-visa Mujamalah) dan Reguler sama saja, perbedaannya hanya untuk jamaah khusus fasilitasnya disediakan oleh PIHK selaku pihak penyelenggara (PT Patuna) dan untuk yang regular fasilitasnya pemerintah yang mempersiapkannya.

Dan dalam kesempatan yang sama, H Syam Resfiadi mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Patuna melaksanakan layanan Haji Mujamalah. Dimana kendala utama yang dihadapi adalah pada proses pengurusan visa yang baru keluar menjelang batas waktu keberangkatan.

“Dalam pelaksanaan pertama, tercatat ada sekitar 39 orang jamaah Haji Mujamalah yang terdaftar di Patuna, yang nantinya didampingi oleh seorang Uztad, dokter, petugas visa, dan kru Akomodasi,” jelas Syam.

Kemudian, baik Syam Resfiadi maupun Muhajirin mengingatkan dan memberi pengarahan serta mendoakan kepada semua jamaah haji yang berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah dengan ikhlas agar dapat menjadi Haji yang makbrur.(Tia)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *