PERANTAU SUMBAR BERLOMBA KIRIM ALPUKAT KE SULIT AIR

Bibit Alpukat dikirim ke Sulit Air dari Bengkulu.

 

Tasikmalaya – Informasikawasan.com – Perantau dari ranah minang, yang berdomisili di berbagai daerah perantauan di tanah air, berlomba mengirimkan bibit alpukat ke negari asal Sulit Air kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Pengiriman bibit alpukat, maupun bibit buah buahan lainnya, dikoordinir oleh perantau melalui perkumpulan DPC SulitAirSepakat setempat, seperti adanya bibit rambutan, manggis dan lain sebagainya.Menurut data, Bantuan bibit Alpukat berasal dari DPC SAS Bogor, Baturaja dan Prabumulih.

Partisipasi perantauan Sulit Air, membantu warga yang menetap di kampung/nagari Sulit Air sangat antusias. Negari setingkat desa di Tasikmalaya, dan kelurahan di kota Jakarta. Bantuan berupa bibit Alpukat, perantau sangat optimis untuk meningkatkan ekonomi warganya di.masa mendatang melalui hasil pribumi, seperti menanam Hortikultura.

” Kegiatan ini, digerakkan oleh warga bersama para datuk – datuk, penghulu dan ninik mamak dari Pesukuan V Singkek yang didahulukan ” Salangkah ditinggi kan sarantiang”, laporan wartawan Informasi Kawasan Hendrizon dari Sulit Air Sumbar, Jumat (27/2)

Gubernur Sumbar terpilih H Mahyeldi dengan wakilnya Audy yang dilantik oleh Presiden Jokowi Kamis (25/2) akan mengaplikasi – kan program kerja100 hari.

Program mantan Walikota Padang itu, tampaknya berkaitan dengan gerakan budi daya bibit Alpukat dan buah buahan lainnya yang dicanangkan oleh datuk, tokoh masyarakat dan perantau nagari Sulit Air kabupaten Solok.

Program 100 hari H Mahyeldi, yaitu penanganan covid dan penguatan ekonomi masyarakat RPMJ Pemda Sumbar tahun 2021-2024 juga mencarikan bantuan modal Usaha Kecil Menengah bagi warga UKM yang berjumlah 590 ribu orang, tersebar di kabupaten/kota.

Selain itu, RPMJ Pemda Sumbar juga terkait dengan pertanian, peternakan perikanan, kelautan, pendidikan, dan pariwisata serta bidang lainnya.

Salah satu program di bidang pertanian, saat ini yang sudah dan sedang dirintis oleh pesukuan V singkek di Sulit Air, kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, yaitu penanaman bibit buah buahan difokuskan kepada penanaman bibit Alpukat Aligator dan Wiki.

Realisasi penanaman bibit tersebut, perantau yang tergabung dalam pesukuan V Singkek Sulit Air telah mendistribusikan bibit Alpukat, sebanyak 1235 batang dan 1000 batang bibit durian yang dibagikan kepada warga petani di joronng untuk ditanam di berbagai lahan.kosong milik ulayat, kata Ketua Tim Kerja NT Datuk Majo Kotik, didampingi oleh anggotanya.

UCAPAN SELAMAT

Ketua umum DPP SAS H Samsudin dalam kesempatan ini, menyampaikan ucapan Selamat atas pelantikan H Mahyeldi dan Audy menjadi gubernur dan wakil gubernur provinsi Sumatera Barat Masa Bakti priode 2021-2024, kata nya sambil hello kepada media lewat hp selulernya.

Menindaklanjuti, program penana man bibit Alpukat, perantau SAS dari Bandung dan Pekan baru nampaknya terpanggil untuk membantu bibit Alpukat bagi warganya yang menetap di negari Sulit Air.

“Harga bibit Alpukat Rp 20.000/batang dan bibit durian Menthong Rp 35.000 / batang, “kata Jar Rahmat, Spd Sekretaris Gerakan budi daya bibit Alpukat Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, Sumbar. (Hen)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *