KADES TASIK YANG RENDAH HATI

Kades Tenjonagara Heri Priana

 

Tasikmalaya – Informasikawasan.com – Kepala desa yang baru Heri Priana, nampaknya sebagai sosok yang rendah hati dan selalu memperhati kan warga yang berusaha mencari nafkah di lapangan setiap hari.

Kades yang hanya ingin bersentuh secara langsung dengan warganya untuk.mengetahui lebih dekat tentang masalah kehidupan warga yang dipimpinnya.

Wartawan yang berwawancara dengan Kades Heri, Ia dengan ramah dan welcome serta curhat kepada tim Pewarta Indonesia di kantor desa Tenjonegara, kabupaten Tasikmalaya, Rabu (3/3)

Tenjonagara, sebuah desa di kecamatan Cigalontang, kabupa ten Tasikmalaya dengan jumlah penduduk sekitar 6700 jiwa dipimpin oleh kepala desa baru.

Kades yang baru ini nampaknya harus banyak memotivasi dan menggerakkan warganya untuk pembangunan desa terpinggir dan yang jauh dari jamahan pusat Pemda di Singaparna.

Dalam melaksanakan tugas, Ia pun tidak berkeberatan jika ada kegiatan kemasyarakatan dengan mengorbankan berbagai miliknya dalam berbagai kegiatan, bahkan rela kecimplung dan kotor kotor -an bersama warga di sawah dan berlumpur sebagai pejabat.

Kades muda itu, mengimbau kepada perangkat dan jajarannya yang telah menerbitkan Surat Edaran Kades. Kepada, yang ditunjuk diminta harus melaksana kan sesuatu tugas dan bertanggung jawab dalam pelaksanaannya, katanya.

” Saya selaku kepala desa, yang akan dipertanyakan dan dituntut oleh masyarakat jika perangkat yang dipercaya melanggar , ” kata Heri Priana kepala Desa Tenjonagara itu.

” Demi kemajuan desa dan kemak muran warga yang ada di desa Tenjonagara, sesuai program Bupati terutama untuk meningkatkan ekonomi warga dan mengentaskan kemiskinan, perlu digalakkan secara terpadu sesuai dengan RPJMD Pemda Kabupaten Tasiikmalaya.

Menurut Kades, warga yang dipim punnya, agaknya, sangat rendah ekonomi dan banyak kaum buruh bukan petani asli, makanya saya bertujuan menggalakan pertanian di desa Tenjonegara, ” kata Heri Priana sungguh

Pembibitan ikan hias

IKAN HIAS

Hal.yang menarik di desa Tenjonagara ini sudah dibentuk oleh warga kelompok peternakan ” Ikan Hias ” .

Awal pembentukan ternak ikan hias dari satu kotak sekarang sudah menjadi 29 kotak.

” Saya melihat kegigihan warga kami, dalam.menggerakkan ekonominya, tanpa kenal.lelah. Hal ini sekaligus menjadi kebanggaan saya selaku kepala desa, sehingga kami mendukung penuh usaha tersebut, ” tuturnya.

“Program yang paling menonjol di desa Tenjonegara adalah bidang pertanian dan usaha kerajinan anak negari. Untuk itu saya akan memperbesar dalam segi BUMDES untuk menunjang usaha warga, ” kata Heri melanjutkan.

Kades Heri mengatakan untuk menunjang di bidang pertanian kami akan memperbesar saluran irigasi untuk pengairan dan sangat menunjang pertanian di desa Tenjonagara.

Nampaknya, kepedulian kepala desa Tenjonagara Heri Priana sangat mendapat respon dari berbagai pihak.. TIdak hanya itu , seorang kepala desa yang rela mengorbankan BPKB mobilnya sendiri demi menebus warganya yang sudah dirawat tetapi tidak ada bayarannya.

Mau tidak.mau, Ia harus turun tangan untuk membantu warganya yang selama 3 hari terbaring di Puskesmas karena muntaber.
Kata Heri mengenang.

Tambahnya, ketika itu saya tidak memiliki uang sama sekali karena melihat warganya yang tertimpa musibah serba kekurangan dan merasa kasihan harus dibantu, katanya

Warga tertimpa penyakit itu harus pulang pergi ke Puskesna yang berjarak jauh dan bolak balik akan membutuhkan biaya yang cukup besar, makanya saya Inisiatif dengan segala keikhlasan membantu dengan rela jaminan BPKB di simpan saja di bagian.keuangan UPTD Puskesmas, katanya.

Alhamdulillah UPTD puskesmas begitu baik memberi kebijakan dan mengembalikan BPKB mobil sebagai jaminan, sudah 4 bulan dan menggariskan biaya warga tersebut.

Kordinasi dengan pihak UPTD Puskesmas sangat menyambung karena pada waktu itu desa belum punya mobil dinas dan ambulan untuk.membantu warga yang tertimpa musibah, tutur Heri prihatin.

Alhamdulilah sekarang desa kami sudah mempunyai mobil dinas dan ambulan untuk melayani warga kami kalau membutuhkan, demikian penjelasan Kades Hari Priana sambil mempersilahkan rekan wartawan meneguk teh dan mencicipi sneknya..




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *