CALON GUBERNUR SUMBAR TERJUN KE SULIT AIR Luar biasa

Mahyeldi dengan perantau.foto/Risto.

 

Sumatra – Informasikawasan.com – Luar biasa sejak dunia terkembang dan pesta demokrasi pilkada, ber gulir sejak gubernur alm Harun Zein, hingga gubernur Prayitno, tak pernah menginjakkan tapaknya ke kampung warga Piliang Lubuk Apau, negari Sulit Air Solok, Sumbar.

Kini calon gubernur nomor urut empat (4) itu, KH Mahyeldi, juga walikota Padang, nampaknya dia, orang pertama dan utama yang terjun mengunjungi dusun Piliang Lubuk Apau yang terletak di aliran sungai.Katialo Sulit Air, Sumbar.

Calon gubernur Mahyeldi, yang diusung oleh PKS, berpasangan dengan Audy Joinaldi, berkunjung ke dusun Piliang Lubuk Apau Sulit Air Solok, baru baru ini, sambil berdakwah selaku ulama di Sumatera Barat.

Calon gubernur yang juga seorang tokoh ulama, nampaknya, mengiku ti jejak alm Profesor BUYA Hamka yang dikenal di tanah air. Mahyeldi, sosok ulama, seperti KH Mohamad Idris, calon Walikota Depok juga didukung oleh PKS, begitu juga DR. Iwan Saputra calon Bupati kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Pantauan wartawan Tabloid Kontras, dan Berita Kawasan, Pewarta Indonesia, dari Mushola Al Adnan Gunung Batu desa Taraju Tasikmalaya, tampaknya kader-kader militan Parpol berkoalisi diterjunkan untuk meraih, orang nomor satu, baik di tingkat provinsi sebagai gubernur, maupun di tingkat kabu payen/kota sebagai bupati dan walikota.

Awal Desember 2020, sisa waktu 6 hari untuk, mengingatkan dan mengimbau simpatisan dan pendukung masing masing calon. gubernur, bupati dan walikota, untuk.memilih pemimpin yang dapat menyalurkan aspirasinya, bukan dirayu oleh tim sukses karena janji janjinya yang mengiurkan.

Masa tenang, Minggu (7/12) hingga Rabu 9 Desember 2020, hari Penceblosan oleh warga pada Pilkada serentak di tanah air dengan jumlah penduduk terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap ( DPT) KPU sekitar 100.359.152 orang dari jumlah total penduduk Indonesia 268.583.016 jiwa (13/8)

Menurut data, pilkada serentak tersebar dari sabang sampai merauke, diikuti oleh 22 orang, pasangan calon gubernur / wakil gubernur di 9 Provinsi.

Menyusul Pilkada, pasangan calon bupati / wakil bupati diikuti 570 orang di 270 daerah dan 95 orang pasangan calon walikota/wakil walikota di 37 kota.

Sumatera Barat, dipimpin oleh Prayitno selama 2 periode menjadi gubernur di ranah Minang nampak nya daerah asal perantau minang itu dikenal dengan Pameo ” Alur Jo Patut (Alua jo Patuik) bukan Patuik dialua.

Perantau Sulit Air Sepakat (SAS) Foto/Risto

JANJI JANJI

“Jadi selama sosialisasi pasangan calon gubernur, bupati dan wali – kota oleh tim sukses memberi, “Janji janji ” kepada simpatisan dan pendukungnya, serigkali tidak ditepati, ” ungkap Malin Kayo perantau minang.

” Jangan pemilih sampai “Dialua” setelah jadi lupa dengan janji janji kampanyenya, itulah fenomena yang terjadi, ” tambah Malin Kayo di kota Santri Tasikmalaya.

Pilkada serentak di Sumbar yang menariik khalayak dari perantau,. minta dunsanak yang memilih di ranah minang untuk manggunakan hak suaranya sebagai warga negara yang baik.

Saat ini, saat yang membahagia kan dan penuh harapan bagi warga dan masyarakat dari negeri Sulit Air (Sulit Aie.)

Karena mulai dari calon Gubernur, Bupati dan wali kota secara Emosional, mempunyai hubungan sosial lansuang dengan warga negari Sulit Air (Sulit Aie), kata E.S Datuk Malakomo.

Tiga pasangan calon gubernur, bupati dan walikota di Sumbar yakni, calon Gubernur H. Mahyeldi berpasangan dengan Audy Joinaldi, merupakan “Bisan” dengan anggota SAS, Drs. H. A.H Agustion. selaku Kadis Pendidikan di Kota Payakumbuah.

Berikut calon Bupati Solok Nofi Candra berpasangan dengan Yulfadri Nurdin, sebagai Sumando Suliak Aie. Menyusul calon Wali kota solok Reinir berpasangan dengan Andri Maran, itupun sumando Sulit.Aie.*

Ketiga kandidat calon untuk gubernur belum pernah terjadi selama konstelasi Pilkada di perkumpulan organisasi perantau SAS terbesar di Sumatera Barat.

Mari kita dukung pasangan calon gubernur Sumbar Mahyeldi, calon bupati Solok, Nofi Candra dan calon walikota Solok Reinir, kata Datuk Malakomo mengajak warga untuk mencoblos ketiga pasangan tersebut.

Dengan gaya tuturnya, ” Kok ado nan di awak, kenapa cari yang lain, apalagi nan di awak sudah berpe ngalaman di birokrasi pemerintah,” kata Datuk Malakomo mengajak warganya dari Lubuk Apau Sulit Air




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *