Polresta Depok mengungkap

Akibat Penyakit Hati Iri Dengki, Seorang Ustadz Sebarkan Berita Hoax Babi Ngepet

Informasi Kawasan Depok – Penyakit hati berbahaya ialah iri dan dengki. Iri berarti tidak senang melihat kelebihan pada orang lain. Adapun dengki merupakan wujud amarah yang disebabkan perasaan iri. Yang kurang disadari, iri dengki sesungguhnya lebih berimbas buruk pada diri sendiri ketimbang orang lain. Menyimpan penyakit hati iri dengki itu ibaratnya menggenggam bom waktu, suatu saat dapat meledak dan melukai diri sendiri. Begitulah yang dialami seorang warga Bedahan Kota Depok tega memfitnah tetangganya menggunakan pesugihan “babi ngepet”.

Setelah sempat viral berita babi ngepet atau babi jadi-jadian yang menghebohkan warga kawasan RT.002/004 Bedahan, Sawangan, ternyata cuma rekaya akal-akalan seorang yang memiliki penyakit hati iri dengki kepada tetangganya.

Pelaku penyakit hati iri dengki penyebar berita hoax “babi ngepet” tersebut, yang tak lain adalah Ustadz Adam Ibrahim, yang pertama menyebarkan berita hoax tersebut, dan telah ditangkap. Adam ibrahim telah berbohong dan melakukan penipuan dengan maksud untuk menjadi terkenal dan agar pengikut majelis taklim nya bertambah.

Polresta Depok mengungkap, “Kami sampaikan semua yang sudah viral tiga hari sebelumnya itu adalah hoax, itu berita bohong. Kejadiannya tidak seperti apa yang diberitakan,” ujar Kapolresta Depok Kombes Imran Siregar dalam jumpa pers di Polresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Kamis (29/4/2021).

Iman menjelaskan ihwal cerita soal babi ngepet ini. Cerita bermula, tersangka bernama Adam Ibrahim ini menerima laporan terkait adanya sejumlah warga yang kehilangan sejumlah uang.

“Tersangka ini bekerja sama dengan kurang-lebih delapan orang, mengarang cerita tersebut, seolah-olah babi ngepet itu benar. Ternyata itu rekayasa tersangka dan teman-temannya,” jelasnya.

Kepada warga, Adam Ibrahim menggambarkan babi ngepet itu berkalung dan kepalanya diikat tali merah. Lalu dari mana asal-usul babi itu?

“Tersangka merekayasa dengan memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang,” ujarnya.

Akibat Penyakit Hati Iri Dengki, Seorang Ustadz Sebarkan Berita Hoax Babi Ngepet

Pasal yang dikenakan untuk Ustadz Adam Ibrahim yaitu, Pasal 14 ayat 1 dan atau ayat 2 UU nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana yang berbunyi :

” barang siapa yang menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat dihukum dengan pidana penjara setinggi tingginya 10 tahun dan atau barang siapa yang menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat sedangkan dia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong dihukum dengan penjara setinggi-tingginya 3 tahun”.

Penulis : Adi Rohadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *