Dandutan dan Sepakbola Dibubarkan Waka Polres Agus Syafrudin

DANDUTAN DAN SEPAK BOLA DIBUBARKAN POLISI DI TASIK

Foto /ist

Informasi Kawasan Tasik – Hiburan yang mengundang massa, baik dandutan maupun pertandingan sepakbola, dan Volly Ball terpaksa dibubarkan oleh polisi karena melanggar protokol kesehatan di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Jawa Barat.

“Pembubaran hiburan yang digelar oleh usahawan dandutan di malam hari dan pertandingan sepak bola antar desa,juga pertandingan Volly ball dilarang, ” kata Waka Polres H Agus Syafrudin, SE, MH.

Ia mengatakan hal itu kepada rekan Pers yang meliput kegiatan di jajaran Polres kabupaten Tasikmalaya dan kota di wilayah Priangan Timur.

Teguran kepada warga tambah Waka Polres, bagi yang terkena razia diberi sanksi, push up, dan kerja sosial. Pembinaan dan sosialisasi ke sekolah, instansi dan berbagai Instansi pemerintah melalui pemberitahuan terpadu.

Pembinaan melalui surat maupun tatap muka ke Asosiasi sudah dilakukan secara marathon dan terus menerus sehingga Tasikma laya dijuluki, ” Tasik Bermasker “

Selain itu, ditanyakan tentang tingkat kriminalitas selama masa Pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

Wakapolres Agus menjawab jika sekarang di Tasikmalaya tidak terlalu kelihatan bahkan sudah di evaluasi di lapangan, bulan ini tidak menunjukan kenaikan bah kan cenderung menurun krimina litas..

” Kita melalui operasi, baik itu operasi yustisi maupun operasi tim penegak protokol kesehatan yang sudah dilakukan secara terpadu dengan unit dan instansi samping di wilayah hukum Polres Tasik malaya sangat solid ” tutur Wakapolres lagi.

Wakapolres menghimbau dan mengajak masyarakat, ” Ayo kita laksanakan protokol kesehatan dengan sebaik sebaiknya dan selalu mencuci tangan sebelum melakukan kegiatan serta menjauhi kerumunan “

TASIK BERMASKER

” Jangan sampai terjadi ada kerumunan ataupun perkumpulan massa yang banyak. Yang paling penting selalu gunakan masker untuk itu kita mengenalkan disini Tasik Bermasker, ” ujar Waka lagi

Artinya untuk seluruh wilayah kabupaten Tasikmalaya warga masyarakat wajib memakai masker keluar rumah, mencuci tangan dan menjauhi keramaian.

” Berkumpul masa lebih dari 50 orang, kitapun melarang, seperti terjadi di kecamatan Salawu awal pekan ini, warga menyelenggara kan pertandingan sepak bola dan Volly Ball antar Desa, anggota membubarkannya, ” kata Waka Polres.

” Bukan hanya pertandingan saja yang dibubarkan tetapi pelaksana an Dandutan/hiburan di malam hari pun dibubarkan, ” tegas Waka Polres Agus Syafrudin

” Acara nikahan dan resepsi yang sifatnya mengumpulkan massa itu pun dilarang agar kita terbebas dari Covid – 19. Alhamdulillah untuk kabupaten Tasikmalaya, merebak pandemi Covid-19, nampaknya dapat diatasi karena semakin disiplin masyarakat, ” kata Waka Polres menutup. ( Laporan Benny Rivano/Pewarta BK )




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *